Fungsi Kontaktor Magnet

1. Sakelar magnet sebagai Alat untuk Menjalankan dan Menghentikan Motor Listrik
Menjalankan dan menghentikan motor dengan sakelar magnet, sampai dengan macam-macam pengereman motor sudah bantak di singgung dan di terangkan secara panjang lebar, maka pembahasan di sini akan lebih dititikberatkan pada variasi menjalankan  dan menghentikan motor listrik.
a. Kotak Tombol Tekan Tunggal Mengontrol Beberapa Buah Motor
Pada kenyataannya, industri-industri menggunakan mesin-mesin yang lebih dari satu motor.
Mengingat banyaknya mesin yang perlu dijalankan, maka di dalam pengaturannya  setiap mesin-mesin (sendiri-sendiri). Hal ini dimaksudkan untuk mencegah agar motor tidak jalan serempak (bersamaan).
Pemasangan relay beban lebih juga harus dipasang untuk tiap-tiap motor, sehingga mesin satu dengan mesin yang lainnya tidak saling mempengaruhi. Pada uraian ini akan dibahas suatu rangkaian yang terdiri atas suatu tempat yang sama tetapi pengaturannya masing-masing.
b. Kotak Tombol Tekan Berganda yang Bekerja sebagai Sakelar Tunggal
kontak tombol tekan berganda ialah suatu kontak yang berisi beberapa buah tombol start, dan beberapa buah tombol stop.
Salah satu pemakaian dari starter ganda ialah untuk melayani beberapa buah motor dari satu tempat. Dalam rangkaian ini, starter gandaakan digunakan sebagai starter tunggal untuk melayani sebuah motor dari beberapa tempat.
Walaupun tombol-tombol tekan start dan stop itu berada pada suatu tempat, kita harus membayangkan bahwa dalam kenyataannya berada pada tempat yang berbeda.
Pemakaian dari sistem ini ialah untuk pesawat angkat (lift), mesin bergerak, dan sebagainya.
c. satu kotak tombol tekan tunggal melayani beberapa buah motor
walaupun menjalankan beberapa buah motor pada saat bersamaan menimbulkan kerugian tetapi ada kalanya hal ini tidak dapat dihindarkan. Pada mesin-mesin tertentu misalnya dalam sistem conveyor dan pengalengan , sistem menjalankan beberapa motor masih tetap dilaksanakan
biasanya  setiap motornya dilengkapi dengan masing-masing overload (pengaman beban lebih) dan dalam gambar rangkaian digambarkan pengaturan untuk tiga buah motor
apabila tombol startditekan, maka arus akan mengalir dan memberikan penguatan pada k1 NO menutup (menjadi NC), kontaktor K2 berpenguatan dan menarik kontak-kontaknya.
Kemudian, memberikan pengutan ke K3 , sehingga kontak K3 menutup dan mengadakan penguncian rangkaian, akibatnya ketiga motor secara serentak berputar.
Dengan menekan tombol stop, maka rangkaian akan membuka, sehingga penguatan ke kontaktor akan hilang dan membuka rangkaian motor. Selanjutnya  ketiga motor berhenti berputar. OVERLOAD dipasang untuk mengamankan rangkaian terhadap beban lebih
Pada rangkaian ini apabila salah satu OVERLOAD membuka, maka ketiga kontaktor (K1, K2,)  akan kehilangan penguatan, menyebabkan ketiga  motor berhenti.
D. Kotak Start Stop dengan Lampu Petunjuk
Di industri-industri banyak sekali dijumpai tanda-tanda lampu petunjuk bewarna, mulai dari power plan sampai dengan panel-panel bagi.Di samping itu, pemasangan lampu petunjuk pada jala-jala system 3 fasa 4 kawat akan dapat segeradiketahui.


        gambar lampu petunjuk                              gambar kotak start stop




Lampu petunjuk yang banyak dipergunakan pada pengontrolan motor, umumnya memakai tegangan rendah mulai dari 18 volt sampai dengan tegangan 24 volt. Pada waktu motor sedang bekerja ada kalanya si operator tidak dapat melihat motor yang sedang berputar terutama sekali apabila jarak antara operator dengan motor berjauhan. Dengan demikian, baik pada waktu motor itu sedang bekerjamaupun dalam keadaan tidak bekerja selalu ada tanda yang ditunjukan dengan menyalakan satu diantara dua lampu tersebut. Pengunaan lampu petujuk pada pengontrolan Pada saat motor berputar lampu petunjuk tidak menyala, karena kontak NC dari magnetic kontraktor menjadi NO.
Kemudian tekan tombol stop So, maka rangkaian kontraktor terbuka, akibatnya kontraktor terbuka, akibatnya kontraktor  hilang penguatan, kontak-kontak kembali off, motor berhenti dan lampu petunjuk padam sedangkan lampu petunjuk  menyala.
Jadi, lampu petunjuk on hanya dapat menyala apabila motor sedang berputar, sedangakan lampu petunjuk off menyala pada waktu motor berhenti.
e. Pengontrolan Motor Sistem Dua Kawat Dengan Relay Pengatur
Relay pengatur atau control relay disingkat CR merupakan sakelar nagnet yang bekerja secara otomatis seperti halnya kontraktor magnet.
          Pemakaian CR pada rangkaian control motor akan memberikan pengaruh terhadap pengoperasian alat-alt kontorl lainnya, sehingga memungkinkan terciptanya suatu system pengontrolan motor dengan variasinya kerja beranekaragamsesuai dengan kebutuhan.
          Relay dibuat untuk tugas yang jauh lebih ringan apabila dibandingkan dengan kontaktor.kontak-kontaknya pun jauh lebih kecil dan harus di buat dari konduktor yang baik.
          Bahan kontak untuk relay umumya digunakan logam perak.kadang-kadang digunakan juga logam-logam berharga lainnya
Gambar kontruksi,bentuk,dan symbol relay pengatur



   

   Contoh Konstruksi Relay Dua Kutub                           contoh Relay





                            gambar Simbol Relay



Apabila kumparan diberi daya, maka akan timbul medan magnet,akibatnya pegas kontak akan bergerak atau tertarik dan menempel pada kumparan. Ujung dari pegas kontak akan pindah posisi ke kontak yang lain atau yang tadinya pada posisi NO(normally open) maka akan menjadi NC(normally closed).
          Apabila daya yang diberikan pada kumparan hilang, maka medan magnet pun akan hilang. Sehingga pegas kontak akan kembali ke posisi semula sehingga kontak NC menjadi NO lagi.
          Pada pemakaian mesin-mesin di industri pembebeanan pada motor-motor sering dipakai dan dilepaskan/ akibatnya terjadi penurunan tegangan pada alat kontrolnya.
          Apabila hal tersebut tidak ditanggulangi maka penguatan yang terjadi pada sakelar magnet akan berkurang.hal ini akan menyebabkan bergetarnya kontaktoe(sakelar magnet)
          Salah satu cara menanggulanginya adalah dengan jalan memasang relay tambahan yang disebut relay pengatur.penambahan relay pengatur mengakibatkan sakelar magnet lepas sehingga baik kontaktor atau motor akan terhindar dari kerja dengan tegangan rendah.
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar